Showing posts with label Let’s Design. Show all posts
Showing posts with label Let’s Design. Show all posts

Thursday, 27 December 2018

Show Off Your Hidden Talent!



Diawali dengan pertanyaan “What is a talent?”. Sebenarnya apasih talent/bakat itu? Ada yg berpendapat bakat/talent is a gift. Sesuatu yg special yg Tuhan berikan pada orang-orang tertentu saja. Kalau menurutku bakat adalah kemampuan yg ada pada diri seseorang yang bila dilatih dan diekplorasi dengan maksimal akan berkembang dengan baik.

Lalu apa maksudnya dengan ‘Hidden Talent’? Apakah itu maksudnya 'Bakat tersembunyi' atau 'bakat yg disembunyikan?' Well, mungkin ini yg terjadi pada diriku. Bisa dibilang sejak kecil aku memang suka gambar , ya seperti umumnya anak kecil lain menganggap kegiatan menggambar adalah aktivitas anak-anak biasa. Walau sebenarnya saat itu agak kurang lazim bagiku yg saat itu masih kelas 5 SD sudah bisa menggambar sketsa wajah orang. Yeah tapi orang-orang disekitar, baik guru & orangtua menganggap kesukaanku menggambar hanyalah bagian dari masa anak-anak semata. Tidak ada yg melihatnya sebagai sesuatu yg special. Walau sebenarnya aku berharap seseorang dimasa lalu ada yg memperhatikan bakatku dan mengarahkannya untuk berkembang.


Dan sampai aku tumbuh besar pun kuanggap kesukaanku menggambar hanyalah kegiatan biasa anak-anak sekolahan, ya sperti mencorat-coret sketsa gambar dibuku harian, buku pelajaran. That’s it.  Tapi pernah sih pas SMA berpikir untuk melanjutkan kuliah ke jurusan seni lukis. Tapi ya lagi-lagi orangtua tidak menanggapi dengan serius. 



Namun tiba jg saat bakat gambarku sudah tak terbendung lg. Akupun berinisiatif belajar dengan cepat dengan mengambil kelas desain digital, lalu mengikuti workshop-workshop seni, berkolaborasi dengan orang-orang industri kreatif dan tentunya belajar secara otodidak.

Dan sekarang sudah kurang lebih dua tahun ini aku mulai menggambar objek yg kusuka seperti bunga, dedaunan dengan cat air. Ditengah kesibukanku mengajar disekolah aku sempatkan berlatih menggambar dengan bantuan referensi dari internet, channel youtube dan instagram seniman-seniman dr seluruh dunia.

Sampai akhirnya aku memutuskan ingin membuat brand yg mewakili karya-karya seniku dan menjadikan ragam produk yg bisa dipakai orang banyak. Alhamdulillah bulan Oktober lalu aku mulai membangun brand untuk karya seniku/artworks. Kupilih nama “DreamyLit” karena mimpi-mimpi dan ide-ide kreatif dikepalaku selalu memancarkan cahayanya.

Saat itu mulailah aku mencari wadah yg bisa membantuku mewujudkan bagaimana desainku bisa hadir dlm sebuah produk. Lalu kumenemukan Tokome, penyedia online merchandise. Akupun mulai bergerak cepat mengumpulkan harta karun berupa kumpulan karyaku yg sudah kubuat sendiri secara manual, lalu kuedit , kupercantik sedemikian rupa hingga akhirnya bisa dilihat dalam bentuk produk siap pakai seperti tas totebag,sling bag, pouch, notebook , sketchbook dll. Wah, rasanya benar-benar menyenangkan apalagi melihat pembeli yg menyukai desainku.


Nah berikut ini adalah deretan desain cantik nan unik yg sudah kubuat. Jika teman-teman mau melihat detailnya bisa menuju link webstore ini: https://tokome.id/dreamylit

Sling Pouch

Sling Bag

Spiral Notebook


InsyaAllah aku akan terus mengekplorasi bakat seniku. Karena jujur saja begitu banyak ide-ide  kreatif dikepala. InsyaAllah akan kucoba mewujudkannya satu persatu dulu. Slowly but sure my friends…

Alhamdulillah aku sangat menikmati proses kreatif dalam berkarya, mencoba banyak hal berbeda dan menemukan hal-hal tak terduga didalam prosesnya. Dan sekarang memang sudah saatnya memperlihatkan bakatku pada dunia. Semoga teman-teman lain jg punya semangat yg sama dalam berkarya. Enjoy your creative process pals~

Monday, 2 February 2015

Mudahnya Membuat Website Portofolio Desain di wix.com




Sudah lama saya punya ide untuk membuat Website portofolio yang memuat hasil kreasi desain saya dari tahun 2006. Perjalanan desain itu memang harus didokumentasikan karena kita bisa melihat perkembangan desain yang kita buat dari tahun ke tahun.

Sebelumnya saya sempat beberapakali membuat website sendiri dengan bantuan Dreamweaver. Namun menurut saya memakai Dreamweaver cukup memakan waktu karena selain harus paham dengan dasar-dasar bahasa kode pemograman html kita juga harus menyimpan foto-foto desain ke jasa penyimpanan foto online yang menyediakan kode html.

Tapi sekarang sudah lebih mudah karena akhirnya saya menemukan platform perancang website WYSIWYG (What You see Is What You Get) seperti wix.com. Saya dengan mudah dapat membuat website berisi portfolio desain saya tanpa harus ribet memikirkan kode html yang terkadang memusingkan. 

Mau melihat desain-desain saya? Klik saja link ini : http://funkreatifittaz.wix.com/port dan kalo tertarik dengan desain saya segera hubungi saya ya! ;)

Wednesday, 17 March 2010

Lukisan Perdana "My First Leaf"

Sudah lama rasanya tidak mengasah sense artistik saya. Semoga ini awal yang bagus untuk mulai bersemangat mengumpulkan lukisan-lukisan saya dalam blog. Tekstur pohon dan dedaunan menjadi obyek yang sangat menarik untuk saya lukis. Nanti kalau lukisan bertema Botanical Art ini sudah  terkumpul cukup banyak baru saya mau coba membuat web gallerinya. Untuk lukisan perdana kali ini saya pasang lukisan berjudul "My First Leaf" yang saya buat di tahun 2009 silam. Dengan sedikit sentuhan digital jadilah lukisan yang cuantik. Selamat menikmati!

Wednesday, 3 March 2010

Menjiwai Keindahan Botanical Art



Setahun belakangan ini saya baru menyadari bahwa seni menggambar tumbuh-tumbuhan dan bunga yang populer dengan sebutan Botanical Art ternyata sudah begitu dikenal masyarakat dunia. Di negara maju seperti Amerika Serikat misalnya sudah ada perkumpulan para Botanical Artist dan mereka juga sudah sering menyelengggarakan pameran bersama. Selain itu para Botanical Artist ini membuka kelas untuk workshop Botanical Art bagi masyarakat yang ingin belajar seni ini. Dan yang sangat menarik adalah kelas workshop Botanical Art ini tidak diselenggarakan dalam satu ruangan studio tertutup tapi berada ditengah-tengah keindahan taman kota atau bahkan di pusat konservasi tanaman langka. Ide yang sangat-sangat brillian! Karena saya pribadi pernah merasakan betapa menyenangkannya menggambar di luar ruangan dengan obyek tumbuh-tumbuhan. Setiap goresan sketsa yang kita buat menjadi terasa begitu nyata dengan melihat langsung detail obyek tumbuhan/bunga yang ada dihadapan kita. Nilai positif lainnya adalah kitapun jadi semakin cinta dengan tumbuh-tumbuhan dan dari rasa cinta itulah timbul rasa peduli akan keberadaaan lingkungan yang asri dan hijau.

Botanical Art memang telah menjadi bagian penting dunia biologi sejak lama. Para ilmuwan dan juga masyarakat sangat terbantu dalam mempelajari dan mengenal keanekaragaman tumbuhan dan bunga aneka warna melalui Botanical Art yang hadir dalam buku-buku biologi. Di era modern ini Botanical Art berkembang luas dalam bentuk medianya. Botanical Art tidak hanya dapat kita temui dalam buku-buku diktat biologi saja tapi juga telah hadir dalam media kanvas lukisan, piring-piring porselen, kartu pos, poster, kaos dll. Di Indonesia sejauh ini saya baru mengenal Kedaung (salah satu produsen glassware) yang telah mengeluarkan seri piring porselen berlukiskan bunga-bunga langka khas Indonesia seperti bunga Seroja. Menurut saya gambar bunga yang ada di piring-piring porselen itu sangat indah. Saya pun secara tidak langsung belajar mengenai jenis-jenis bunga langka khas Indonesia melalui piring-piring cantik ini.Gambar selengkapnya bisa dilihat di website KedaungGroup.

Saya sendiri telah tertarik melukis tumbuhan dan bunga sebagai obyek lukisan sudah sejak lama. Tumbuhan dan bunga itu sangat menarik untuk dilukis karena mereka itu sangat meneduhkan, karya warna dan terlihat begitu alami. Sayangnya saya jarang sekali menggambar jadi hanya sesempatnya saja. Lukisan yang paling bagus yang pernah saya gambar baru satu yaitu lukisan berjudul “SunFlower”. Saya sebenarnya ingin sekali memperdalam Botanical Art ini tapi bingung juga mencari gurunya. Untuk saat ini saya mencoba otodidak saja dulu. Buat teman-teman yang juga tertarik dengan Botanical Art ini dapat mengunjungi salah satu blog yang dikelola oleh Linda C. Miller salah seorang Botanical Artist asal Virginia,USA atau website yang berisi info workshop Botanical Art di http://artplantaetoday.com. Buku-buku impor terkait Botanical Art juga sudah beredar cukup banyak di di luar negri. Salah satu cover bukunya menjadi foto tulisan saya ini. Covernya saja cantik apalagi isi buku didalamnya pasti lebih cantik. Ok, Happy Drawing People!

Sunday, 31 May 2009

Serunya Workshop Free Drawing (Bagian Dua)

Setelah seminggu yang lalu saya berhasil menggambar aneka bentuk rupa pohon & daun yang ada di sekitar GOR Bekasi dengan pensil, tibalah saatnya saya mulai bereksperimen menggunakan tinta bak dan kuas. Hei, tapi apakah tinta bak itu ya? Tinta bak biasa dikenal dengan nama tinta stempel. Tinta bak ukuran kecil dijual Rp 3000 saja perbotolnya dan mudah didapat di toko buku terdekat. Tinta bak juga bisa dipakai untuk menulis tulisan kaligrafi Arab maupun Cina.

Obyek gambar yang saya gambar kali ini masih sama seperti seminggu lalu yaitu “Pohon”. Saya pribadi sih senang-senang saja disuruh menggambar pohon mengingat pohon memang sangat indah untuk dilukis. Tapi saya berusaha mencari pohon berkarakter yang bisa digambar dengan bagus.

Teknik menggambar kali ini memang terasa berbeda karena langsung menggunakan tinta bak, kuas dan juga lidi untuk menggambar. Penggunaan lidi sebagai pengganti kuas sementara untuk menggambar menghasilkan efek-efek goresan tinta yang tak terduga. Hasilnya gambar yang saya buatpun jadi lebih hidup dan berkarakter. Tidak percaya?
Oke, yuk kita coba perhatikan dua gambar berikut ini.

Gambar pertama adalah gambar yang saya buat manual menggunakan tinta bak dan lidi. Perhatikanlah bahwa warna hitam pekat dari tintalah yang membuat gambar terlihat begitu berbeda dibanding bila hanya digambar menggunakan pensil. Lalu perhatikan gambar kedua yang berwarna nuansa ungu yang merupakan gambar hasil editan di Photoshop. So funtastic right? Pada saat di Photoshop saya mencoba menambahkan gambar dengan warna ungu tipis plus warna gradien pelangi kemudian saya tambah dengan efek "Plastic Wrap” dan efek “Fresco”. Hasil akhirnya menurut saya sangat-sangat misterius ( hehehe saya agak bingung harus menyebutnya apa karena saya rasa kata “indah” saja tidak cukup).

Friday, 8 May 2009

Terpesona Free Drawing Workshop



Seminggu lalu saya berkesempatan belajar menggambar bersama mbak Annisa Anwar founder Art Learning Center di area terbuka GOR Bekasi. Di pertemuan pertama ini saya belajar mengarsir dari tekanan tipis sampai super tebal. Sesi mengarsir ini bisa saya lalui dengan sangat mudah ( ya iyalah jeng ). Selanjutnya saya menggambar sebanyak-banyaknya bentuk tekstur. Saya sempat bingung membedakan antara tekstur dengan motif/pola. Kalau menurut penjelasan mbak Annisa tekstur itu belum tentu bentuk pola yang berulang sama,lalu mbak Annisa pun menunjukkan tekstur kayu yang mempunyai tekstur khas.

Setelah beres dengan bentuk tekstur mulailah saya berkeliling mencari bentuk daun-daun bagus untuk digambar sesuai permintaan mbak Annisa agar saya menggambar 10 bentuk daun. “Siiip deh!!!”. Asyik juga ya ternyata menggambar daun. Saya menjadi lebih tahu lagi bahwa bentuk dedaunan tiap pohon itu unik-unik. Salah satu bentuk daun yang cukup unik adalah daun yang saya temukan di dekat kolam Monumen Perjuangan. Pinggiran daunnya bergelombang dan berwarna merah hanya dibagian pinggir saja loh. Bentuk cabang-cabang daunnya juga terlihat sangat jelas.

Selesai menggambar bentuk-bentuk daun dilanjutkan dengan menggambar pohon yang ada di sekitar. Hanya pohon Pakis tinggi menjulang yang saya kenal sedangkan pohon-pohon lain saya tidak kenal. Akhirnya saya memutuskan menggambar pohon Pakis dan sebuah pohon rimbun disebelah kiri saya. Wuiih…ternyata ribet juga ya menggambar pohon apalagi untuk bentuk cabang dan daun-daun rimbunnya. Tapi alhamdulillah selesai juga toh dan hasil gambarnya juga bagus. Ah senangnya, saya jadi ingin menggambar lagi. Tapi sayang matahari sudah meninggi dan udara mulai terasa panas. Saatnya mengakhiri pertemuan nih. Terima kasih buat mbak Annisa yang sudah datang jauh-jauh menemui murid barunya ini. See You next week….

Wednesday, 8 April 2009

Ikut Lomba Desain Logo (Lagi!)

Bulan Januari lalu saya membaca pengumuman lomba logo Pembaca Milis Asma Nadia dan sebagai maniak lomba kreatif (kadang sering menang tapi kadang juga sering gak menangnya) kesempatan ini cukup bagus untuk melatih ketajaman otak visual saya. Kebetulan saya punya cukup waktu untuk menggambar. Tapi sayangnya sampai detik ini tiada kabar berita atas pengumuman akhir lomba logo ini. Bagi teman-teman yang mau lihat apa yang saya gambar di lomba logo kali ini silahkan (tapi cuma satu logo yang saya publish).


Wednesday, 1 April 2009

Header Bergerak ( Seharusnya...)


Honestly,header di blog ini dibuat dalam format GIF karena saya ingin ada animasi bergerak dalam desain bunga-bunga cantik itu. Tapi entah mengapa setelah di upload dalam bentuk header menjadi diam? Saya pun mencoba mengupload gambar ke dalam postingan blog dan melihat apakah format GIF animasi ini akan bergerak ? Let see...Oh no,ternyata tetap diam tak bergerak. Please somebody out there help me to solve this problem,

Monday, 9 February 2009

Serunya Mengedit Foto Di Nokia N73


Sebagian manusia di bumi ini memang sedang gandrung-gandrungnya mengakses FaceBook melalui handphone pintarnya. Hey padahal ada fungsi menarik lain di handphone pintarmu yaitu Image Editor. Eits, tidak cuma bisa mengutak-atik foto diri sendiri tapi banyak obyek foto seru lainnya yang bisa diubah sedemikian rupa menjadi lebih impresif.

Salah satu contohnya adalah foto kucing berikut ini yang saya edit di handphone Nokia N73. Pada Image Editor saya pilih menu Edit lalu saya menambahkan art clip bentuk topi pada foto kucing ( Menu art clip menyediakan banyak pilihan gambar yang bisa dipakai seperti bentuk bunga, pita,dll). Kemudian saya pilih warna Sephia sehingga tampilan warna hitam putih lalu diberi efek film negatif. Sentuhan terakhir adalah memberi pilihan frame foto putih dengan efek cipratan dan mengetik tulisan “The Cat” pada foto. Gimana? Keren kan? Just Try It!

Monday, 12 January 2009

Edisi Spesial MOZAIK (media internal FLP Bekasi)

Sudah hampir 2 tahun (2006-2008) ini saya menghandle buletin MOZAIK. MOZAIK adalah buletin internal FLP Bekasi yang didalamnya memuat rubrik-rubrik dunia penulisan seperti Rubrik Tokoh Kepenulisan, Puisi, Cerpen Resensi Buku, Artikel, Info Lomba Kepenulisan dll.
Di MOZAIK saya mempunyai tanggung jawab mengumpulkan naskah, mengedit dan melayoutnya. Walau kesannya single fighter tapi saya cukup beruntung mempunyai teman-teman (terutama ketuanya Mbak Wiek) yang mau bekerjasama membantu saya mengumpulkan naskah dan mengedit beberapa naskah.
Kalau saya ingat-ingat lagi sekitar 2 tahun lalu saya dan teman-teman di FLP Bekasi punya keinginan untuk mengedarkan buletin ini ke sekolah-sekolah di Bekasi. Program untuk mencari sponsor lewat pemuatan iklan di buletin sempat terpikirkan, tapi sayang rencana tinggal rencana.
Dan selepas masa jabatan di Divisi MOZAIK akhir tahun 2008 lalu saya ingin menghadiahkan diri saya dan juga teman-teman yang sudah membesarkan FLP Bekasi dengan edisi spesial MOZAIK ini. Desainnya spesial, isinya juga spesial dan menurut saya inilah the best edition! Mau coba lihat? Oke, selamat membaca buletin bermutu ini di : MOZAIK SPECIAL EDITION

Friday, 9 January 2009

Digital Scrap 1: Baby Face


Seni menyimpan kenangan yang selama ini dikenal sebagai scrapbooking telah mengalami perubahan menarik. Perubahan itu berupa medianya yang tak lagi mengharuskan orang menggunting, mengelem dan menempel foto serta kertas warna. Teknologi digital telah datang mengurangi kerepotan para scrapper (pecinta scrapbooking). Diluar negri sendiri Digital Scrapbooking sudah sangat digemari. Seniman-seniman Digital Scrapbooking baru terus bermunculan menawarkan ide-ide dan desain kreatif mereka. Di Indonesia Digital Scrapbooking belum terlalu booming, baru ada beberapa orang (mostly ibu-ibu yang pernah tinggal di luar negri) yang memamerkan keahlian Digital Scrapbooking lewat blog pribadi mereka.

Well, buat kamu yang mau mencoba bereksperimen di dunia Digital Scrapbooking kenapa tidak? Syarat utamanya hanya perlu jiwa yang senang untuk menghias (banyak cara untuk melatihnya) lalu tidak lupa kamu harus menggunakan komputer yang dilengkapi dengan software desain.

Oke,selamat mencoba dan berikut ini salah satu desain Digital Scrapbooking buatan saya dan saya beri judul: Baby Face. Model di Digital Scrapbooking kali ini adalah sepupu saya yang lucu,Rifki. Oya, kira-kira perlu tidak nih dibuat tutorialnya? Saya rasa perlu menunggu respon dari pengunjung ni,