Showing posts with label HandiCraft. Show all posts
Showing posts with label HandiCraft. Show all posts

Wednesday, 18 March 2009

Menikmati Kerajinan ”Little Things”


Saya menemukan sebuah toko unik bernama ”Little Things” di lantai 2 Plaza Semanggi/Plangi Jakarta. Dari nama tokonya ”Little Things” bisa ditebak pasti yang dijual adalah barang-barang ukuran mini yang cuma cocok dipakai liliput. Sebelumnya saya pernah melihat kerajinan mini dari clay/tanah liat ini di sebuah acara televisi. Dari luar toko saya mengamati sebuah miniatur warung lengkap dengan isinya (ada makanan kecil,coca cola,aqua dll) dipajang untuk menarik perhatian pengunjung. Lucunya harga untuk miniatur aqua botol sekeratnya dihargai Rp 60.000 (???).

Tapi tetap saya tergoda untuk masuk. Di ruangan dalam toko yang terbilang sangat mungil tersedia meja untuk membuat kerajinan barang-barang mini ini. Kebetulan juga ada yang sedang kursus membuat kucing menggunakan clay/tanah liat warna kuning. Ah,saya jadi ingin mencoba. Saya lekas mengambil brosur dan membaca rincian biaya kursus clay untuk membuat bermacam-macam boneka, roti/kue tart, buah/sayuran, daging, bunga, ice cream, makanan jepang dll.

Di brosur itu tertera Paket Dasar : 1 kali pertemuan ( 1 ½ jam@Rp 55.000,- ) dan 4 kali pertemuan ( 4jam@Rp 125.000 ) ummm...lumayanlah kalau mau ambil yang 4 kali pertemuan. Tapi sayang saya belum ada waktu untuk mondar mandir Bekasi-Plaza Semanggi. Seandainya si pemilik toko ( ini toko punya Mrs. Ferry Salim ) mau membuka cabang di Bekasi. Buat yang tertarik bisa lihat-lihat dulu di www.littlethingsminiature.com.

Tuesday, 13 January 2009

Meja Belajar Nyeni


D
irumah saya adalah anak yang hobi buanget baca dan ngoleksi sampah hehehe tapi sampahnya yang nyeni donk! Hasilnya bisa dilihat dari meja belajar saya yang tampil unik. Tidak terlalu sulit kok membuat meja belajar bak galeri seni. Oya Foto diatas adalah foto meja belajar saya waktu tahun 2007 lalu.

Untuk tempat menaruh alat tulis misalnya saya memakai mug kartun lucu walau tangkainya patah tapi gak kelihatan kan? Penutup kaca meja belajar bagian atas pun tidak saya biarkan polos begitu saja tapi saya tempel kalender yang motifnya nyeni (kalendernya saya dapat gratis dari VOA). Buku-buku saya tata rapi di meja belajar dan sampul bukunya rata-rata berwarna-warni agar tercipta suasana yang selalu cerah. Potongan kata-kata motivasi yang seru saya ambil dari majalah lalu saya tempel di meja belajar. Pose foto penuh senyuman bareng teman-teman kuliah saya taruh di tempat foto unik hadiah dari sebuah produk dan dibelakangnya saya taruh mouse pad warna pelangi yang terang.

Jadi, jangan biarkan meja belajar ataupun meja kerjamu terlihat biasa-biasa saja. Siapa tahu dengan tampilan meja belajar yang gak biasa ide-ide brilliant bisa bermunculan. Gak percaya? Coba saja! Gak rugi kok! Oya meja belajar yang nyeni bukan berarti berantakan ’n jorok ya ha ha ha. Untuk itu perlu ada yang namanya tempat sampah. Saya selalu menaruh tempat sampah warna merah jambu di dekat meja belajar supaya mudah kalo mau buang sampah kertas dll. Ayooo buat yang meja belajarnya masih amburadul lekas beberes dan jadikan meja belajarmu mahakarya unik di rumah!

Friday, 9 January 2009

ReMake Up Your Diary Book



Apakabarnya ya buku diary pasca menjamurnya layanan diary online di internet? Yeah, walau tergerus oleh arus diary online saya rasa masih banyak kok yang jadi fans setia buku diary, saya contohnya.
Di diary online kita bisa curhat macam-macam mulai dari hal-hal sepele sampai yang seriuus banget dan bonusnya banyak orang yang bisa kasih komentar. Tapiii...saya rasa kalau untuk menulis rahasia-rahasia terdalam tentu perlu berpikir dua kali donk untuk dipublikasi ke publik. So, buku diary tetap jadi pilihan kan?
Saya pribadi sampai detik ini masih menulis juga di buku diary walau tidak sesering dulu sebelum ada blog hehehe...

Saya melihat ditoko-toko buku masih memajang buku-buku diary aneka macam bentuk dengan desain menarik di rak-rak bagian stasioneri. Harga bukunya juga lumayan. Namun kalau kita mau kreatif sedikit saja kita pasti bisa menyulap buku diary kita jadi lebih ekslusif buatan sendiri. Caranya? Guampang!

Saya ambil contoh dua buku diary saya. Pada awalnya sampul luarnya itu biasa banget. Setelah ditambah tempelan gambar keren dari majalah atau potongan gambar buah stroberi jadilah buku diary yang beda! Untuk hiasan bagian dalam kita bisa menempel stiker-stiker lucu, ditambah gambar-gambar cantik dengan spidol warna-warni. Bagaimana? Kini buku diarymu tampil lebih unik kan? Kamu pasti juga tambah semangat lagi menulisnya.