Sunday, 1 October 2017

Boring Words Alternatives for Your Daily Spoken & Written Conversations


One week or maybe two week ago , I got e-mail from Donna Norton (Writer & Blogger at custom-writing.org). She said that she really appreciated my blog content. I'm so flattered by her kind words, but I'm little bit guilty because it almost four months I didn't post anything in my blog. Yes, Donna's e-mail knocked my stagnant life as blogger. Indirectly, she give me a new spark that I have to take care of my blog and write something. Donna also sent me a great link of her infographic about "28 Boring Words And What to Used Instead"

I'm totally happy she send me that link because sometimes I want to say something in different ways. For example, Most of time I always use word 'smart' to express someone who is skillful. And now, after I read Donna's infographic I can use word 'sharp' or 'brainy'.

Well, this infographic really help me to find alternatives words that can be used for daily conversation. And I hope you all my brainy readers also get benefit after read this infographic ;).








For more complete contents and clearly infographic you can visit : https://custom-writing.org/assignment-writing-services#boring-words


Tuesday, 6 June 2017

Melesatkan Kreativitas Anak Usia TK (Taman Kanak-kanak) dengan Pembelajaran Komputer yang Menyenangkan

Dinegara-negara maju seperti Amerika Serikat, Australia dan Singapura sudah tidak menjadi hal yang aneh jika anak-anak usia TK (4-6 tahun) sudah dikenalkan dengan teknologi komputer. Bahkan di Negara bagian China tepatnya di Hongkong (seperti dilansir kantor Berita BBC) anak-anak usia prasekolah sudah dikenalkan dengan coding/bahasa pemograman sederhana. Para orang tua disana sadar akan kemajuan industri digital yang maju begitu pesat dan mereka ingin anak-anaknya kelak siap menghadapi dunia digital masa depan. Begitu pula di Inggris didalam kurikulum Nasionalnya mengharuskan anak-anak berusia lima tahun keatas diajarkan dasar-dasar pemograman sederhana. 

Wah, lalu bagaimanakah dengan anak-anak TK di Indonesia? Apakah Indonesia sudah mempersiapkan generasi ‘kreator’ dunia digital masa depan? Jangan sampai generasi mendatang hanya menjadi ‘konsumen’ kemajuan dunia digital.

Manfaat Pembelajaran Komputer Sejak Dini



Sejauh pengamatan penulis, sekolah-sekolah yang memandang perlunya pengenalan pembelajaran komputer usia dini belum begitu banyak apalagi sekolah yang mengadakan program pengenalan bahasa pemograman sederhana sejak dini. Pada umumnya orang tua di Indonesia masih mempunyai kekhawatiran takut anak-anaknya akan ketagihan main games jika dikenalkan dengan teknologi komputer sejak dini. Padahal pembelajaran komputer di usia dini khususnya usia TK bukan melulu tentang bermain games tapi juga diarahkan untuk belajar mengenal huruf, mengenal angka, mengenal bentuk bangunan, mengenal konsep berhitung  bahkan menciptakan gambar dari software menggambar digital seperti Microsoft Paint. 


Jika dikaji lebih dalam sebenarnya pembelajaran komputer di usia TK banyak mendatangkan manfaat. Berikut 10 manfaat pembelajaran komputer usia TK yang ditulis oleh Jean R. Feldman PH.D. pakar pendidikan anak usia dini dari Amerika Serikat dalam bukunya “A Survival Guide for The Preschool Teacher”. Setidaknya ada 10 manfaat pembelajaran komputer di TK yang dapat membuat anak itu mampu:
- Mengembangkan kemampuan berpikir
- Meningkatkan kemampuan mengenal angka & huruf
- Melatih kemampuan mengingat bentuk visual
- Melatih kemampuan menyelesaikan masalah
- Melatih koordinasi mata dan tangan
- Melatih keterampilan dalam pengambilan keputusan
- Melatih kemampuan dalam mengikuti arahan
- Mempunyai sikap positif terhadap teknologi
- Menjadi pembelajar mandiri dan percaya diri
   
Memacu Kreativitas Dengan Pembelajaran Komputer Yang Menyenangkan

Pembelajaran komputer di TK umumnya fokus untuk pengenalan huruf & angka, konsep berhitung, kemampuan penggunaan keyboard & mouse, juga pengembangan kreativitas seperti menggambar & mewarnai. Di Indonesia memang belum sampai pada program pengenalan bahasa pemograman. Tetapi anak-anak usia TK dapat diberi kebebasan dalam berkreativitas di kanvas digital. Hal ini menjadi modal dasar anak belajar “menaklukkan” teknologi dan kelak menjadi seorang “kreator”.

Tetapi perlu diingat bahwa pembelajaran komputer di usia TK tentu berbeda dengan anak tingkat SD (Sekolah Dasar). Anak-anak TK mempunyai karakteristik istimewa yaitu mereka sangat aktif bergerak dan sangatlah ekspresif.

Jadi guru yang dipercayakan untuk mengajar komputer di TK haruslah mengerti karakteristik anak-anak ini. Guru harus luwes dalam memperkenalkan aktivitas kegiatan belajar komputer ke anak-anak. Program software yang digunakan pun harus memiliki visual menarik dan dekat dengan dunia anak. Sehingga atmosfir belajar menjadi lebih menyenangkan dan tentunya membuat mereka nyaman. Mereka tidak perlu takut bereksperimen dengan teknologi. 


Berdasarkan pengalaman saya saat mengajar anak-anak TK belajar mengunakan komputer saya awali dulu dengan sedikit bercerita dan bernyanyi terkait dengan tema yang akan diajarkan. Kemudian guru memberikan contoh aktivitas apa saja yang akan dikerjakan dengan menggunakan mouse/keyboard komputer. Setelah itu anak-anak bisa mencobanya sendiri dikomputer masing-masing dengan/masih dibawah pengawasan & bimbingan guru.

Di saat awal-awal anak baru mengenal komputer masih ada anak yang merasa canggung dan tidak percaya diri untuk menggerakkan mouse. Tugas gurulah untuk memberikan mereka semangat agar berani mencoba dan tidak takut salah. 


Dan seiring berjalannya waktu pada masa menjelang akhir tahun pelajaran saya bisa melihat anak-anak sudah mulai mandiri dan percaya diri dalam menggunakan mouse dan keyboard. Anak-anak juga sudah memiliki portofolio digital berupa hasil kreasi mereka menggambar di kanvas digital. Berikut ini beberapa hasil karya menggambar digital anak-anak TK Islam Al Azhar 6 Sentra Primer Jakarta Timur Kelompok B menggunakan Microsoft Paint. Sungguh sangat menyenangkan melihat hasil karya mereka yg begitu imajinatif dan penuh warna. Saya pun yakin di masa depan mereka mempunyai kesempatan untuk menjadi kreator-kreator yang penuh percaya diri dan memiliki kreativitas tinggi.



"Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guru Era Baru"


Jangan lupa BANTU SHARE & VOTE Link Artikel dibawah ini yaaa. Terima kasih :)
http://guraru.org/guru-berbagi/melesatkan-kreativitas-anak-usia-tk-taman-kanak-kanak-dengan-pembelajaran-komputer-yang-menyenangkan/

Referensi:
1. Feldman PH.D., Jean R.1991. “A Survival Guide for The Preschool Teacher". Prentice-Hall:New York
2.Liu, Juliana. BBC News Hongkong. "Anak-anak belajar program komputer sejak dini di Hong Kong". 27 Mei 2015.http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/05/150527_majalah_pendidikan_kode

Sunday, 12 March 2017

Online Course: English in Early Childhood: Language Learning and Development

FYI, I'm looking for free online course that focus on teaching English for kindergarten. Fortunately, I find this cool program from FutureLearn-British Council. They offer free online course about "English in Early Childhood: Language Learning and Development". Oh I feel sooo lucky! I'd like to join it and I hope lot of people who interest with Early Childhood Education can also join this program. See you there online on 20 March 2017. Now, I'll give short preview about this online course based on FutureLearn website:



English in Early Childhood: Language Learning and Development

Why join the course?

How do very young children best learn English as an additional language while they’re still learning their mother tongue? How and why do children learn best through play? What can parents and practitioners do to enable children to get the most out of a learning experience?
This free online course for parents and practitioners will explore how young children learn English and investigate many more aspects of early childhood learning and development.

Create the best environment for young children to learn English

British Council educators will share their insights and experiences, so that you can learn how to best talk to young children; how to create the best environment for them to learn English as an additional language; and how to monitor their progress most effectively.
Through articles, videos and live events you will hear from early childhood experts and parents, and see for yourself how young children learn inside the early years classroom. At every stage, you will be offered tips, advice and downloadable resources.
You will join discussions about child development and early childhood English language learning, so that you have the opportunity to interact live with our experienced educators. Here you will also be able to share your opinions, ideas and questions with other participants.

Draw on the British Council’s English teaching expertise

This free online course draws on the British Council’s expertise in teaching English to learners of all ages including very young children. It also benefits from our experience of creating Learning Time with Shaun & Timmy learning centres, where children aged two to six learn English through play, and a series of educational apps.

When would you like to start?

  • Date to be announced

What will you achieve?

  • Investigate how children learn and how they acquire language
  • Discuss the importance of play and look at language development opportunities
  • Reflect on ways to communicate effectively with young children
  • Explore meaningful learning and developing language in context
  • Demonstrate the connection between learning and a child’s well-being
  • Identify ways to support and challenge children, and measure their progress

Who is the course for?

This course will be of interest to you if you are: a parent of young children who wishes to support their child learning an additional language; an English teacher or an early childhood practitioner; or someone who is interested in the area of child development and language acquisition.
If English is not your first language please be reassured that this course is suitable for those who have learnt English to around intermediate level (approximately B1 on the CEFR).
The principles of learning an additional language during early childhood apply to all languages, so if you are a parent, teacher or practitioner interested in teaching languages other than English, you will find plenty of relevant methods in the course.



Sunday, 26 February 2017

Seleksi Karya Lomba MembaTIK (Membuat Bahan Ajar Berbasis TIK)-Pustekkom

Alhamdulillah, naskah saya lolos seleksi untuk lomba MembaTIK yg diselenggarakan oleh Pustekkom Kemdiknas. Tapi sayangnya saya tidak bisa hadir (25/02/2017) saat lomba final pembuatan konten media pembelajaran karena sakit. Sedih rasanya tapi saya jadi belajar bagaimana membuat naskah media pembelajaran. Dan saya akan merealisasikan media pembelajaran versi saya berdasarkan naskah yg telah saya buat. Ditunggu yaa. Tetap semangat belajar! :)

Info peserta yg lolos seleksi naskah membaTIK : https://belajar.kemdikbud.go.id/membatik/


Saturday, 18 February 2017

Lomba Membuat Bahan Belajar Berbasis TIK (MembaTIK) dari Pustekkom

Friends, yuk ikut berpartisipasi dalam acara Pustekkom "MembaTIK (Membuat Bahan Belajar Berbasis TIK)". Peserta bisa dari kalangan guru, siswa, dan umum. Setelah diseleksi, 8 karya terbaik akan mendapatkan sertifikat dan penghargaan menarik! Deadline pengiriman naskah sampai tgl 22 Februari 2017.

Kalian bisa mendaftar melalui http://belajar.kemdikbud.go.id/membatik

Jangan lupa ikuti alur pendaftarannya ya! Info selengkapnya bisa diakses di web Pustekkom atau melalui CP (Contact Person) yang tertera di poster.



Sumber: Pustekkom

Thursday, 9 February 2017

Celebrating 20th Anniversary of SEAMOLEC


Sepertinya belum banyak orang yg mengenal SEAMOLEC. SEAMOLEC adalah institusi yang bernaung dibawah Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) atau Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan se-Asia Tenggara yg bertanggung jawab untuk mengembangkan Pendidikan Terbuka dan Pendidikan Jarak Jauh di Asia Tenggara. SEAMOLEC berpusat di Indonesia dan bekerjasama dengan Departemen Pendidikan Nasional.

Tahun ini tepatnya tgl 26 Februari 2017 SEAMOLEC merayakan hari jadinya yg ke-20 tahun.
Untuk memeriahkan hari jadinya yg ke-20 SEAMOLEC mengadakan beberapa event lomba termasuk membuka kelas online di:http://mooc.seamolec.org

Bagi yg tertarik kelas online bisa segera mendaftar. Untuk infonya bisa dibaca di Facebook SEAMOLEC: https://www.facebook.com/seameoseamolec/

Saya pribadi tertarik mendaftar di kelas  Komik Digital. Berminat daftar? Berikut informasinya:





Tentang Kursus

Pada pelatihan Komik Digital ini, Anda akan belajar menggunakan media digital untuk menyajikan sebuah cerita bergambar agar menjadi hidup. Anda akan membuat cerita yang Anda inginkan dengan memanfaatkan aplikasi Cartoon Story Maker (CSM), yang dapat digunakan untuk mengilustrasikan cerita dengan berbagai gambar, balon kata, dan rekaman audio, dan dapat ditampilkan dalam setiap bingkai (frame). .
Lebih lanjut, Anda akan belajar membuat komik secara terstruktur, dimulai dari perancangan cerita, pembuatan karakter hingga pengemasan ke dalam sebuah komik menggunakan CSM. Terdapat tiga pilihan yang dapat Anda lakukan untuk membuat komik digital ini, yaitu sebagai berikut.
  1. Membuat komik digital dengan memanfaatkan gambar/foto. Anda akan dikenalkan cara menseleksi karakter dengan menggunakan aplikasi Gimp.
  2. Membuat komik digital dengan menggunakan aplikasi pembuat gambar.
  3. Membuat komik digital dengan menggunakan gambar yang Anda buat secara manual pada kertas gambar.
Dari ketiga pilihan di atas, pilihlah salah satu cara yang menurut Anda paling mudah dibuat.
Pada akhir pelatihan, Anda akan memanfaatkan aplikasi Screen Cast -O-Matic (SOM) untuk mengemas hasil karya dalam bentuk video agar hasil karya lebih mudah disebarluaskan.

Tujuan

Pelatihan daring ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam:
  1. merancang dan membuat bahan ajar, khususnya pada pembelajaran bahasa.
  2. merancang pembelajaran kreatif, imajinatif, dan inovatif yang mengintegrasikan pemanfaatan Cartoon Story Maker.

Requirements

Pelatihan ini dapat diikuti oleh Guru Bahasa di semua jenjang pendidikan.

Jadwal Pelatihan

Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 15 s.d 27 Februari 2017, yang terbagi menjadi 8 sesi sebagai berikut.
  • Pendahuluan.
  • Perancangan cerita
  • Perancangan cerita bergambar
  • Instalasi software dan pengenalan fitur
  • Pembuatan gambar karakter (pengambilan gambar dan editing)
  • Pembuatan cerita bergambar memanfaatkan Cartoon Story Maker
  • Bercerita memanfaatkan Screencast-O-Matic
  • Penugasan

Penugasan

Pada pelatihan ini, Anda akan menyelesaikan
  • 4 buah kuis, masing-masing dibutuhkan 15 menit.
  • 2 buah tugas yang terdiri dari tugas storyboard dan tugas akhir dalam bentuk komik digital.

Mekanisme

Peserta pelatihan ini dapat mengikuti mekanisme sebagai berikut.
  • Mengakses materi pelatihan pada platform MOOC SEAMOLEC (mooc.seamolec.org). Materi yang baru akan dibuka setelah pendampingan online.
  • Pertanyaan dan Diskusi dilakukan dengan menggunakan forum diskusi pada MOOC, sedangkan What’sApp digunakan untuk kebutuhan yang bersifat teknis lainnya.
  • Mendapatkan pendampingan secara online via Video conference (Vicon), yang dilaksanakan selama dua minggu. Di setiap minggu terdapat dua kali pertemuan pada pukul 18.00-22.00.
  • Pelatihan ini dilaksanakan secara Gratis (Free). Meski gratis, Anda diharapkan bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan ini, dan belajar mandiri dalam mengikuti pelatihan ini.
  • Mendapatkan sertifikat pelatihan (setara dengan pelatihan tatap muka= 32 JP) bagi peserta yang mampu tugas-tugas yang diberikan selama pelatihan.

Kebutuhan Pelatihan

  1. Laptop/ komputer
  2. Mouse
  3. Koneksi internet
Spesifikasi minimal komputer
  • Intel® Pentium® 4 or AMD Athlon® 64 processor; 2GHz.
  • Microsoft® Windows® XP with Service Pack 3, Windows Vista, Windows 7, or Window 8.
  • 1GB of RAM.
  • Layar 1024×768 display (1280×800 di rekomendasikan) dengan spesifikasi minimal hardware-accelerated OpenGL graphics card, 16-bit color, 512MB of VRAM (Rekomendasi 1 GB).



Saturday, 4 February 2017

Outstanding Holiday at Pesona Alam Resort & Spa - Puncak (TheVillas)




Sebelum libur semester satu berakhir saya bersama rekan-rekan kerja berlibur sejenak ke Pesona Alam Resort & Spa-Puncak. Pesona Alam Resort & Spa-Puncak diresmikan tahun 2014 lalu, walaupun masih terhitung baru kabarnya selalu full booked setiap akhir pekan. Lokasi Pesona Alam Puncak tidak jauh dari pintu masuk Taman Safari. Perjalanan menuju lokasi Pesona Alam Puncak cukup melelahkan karena kita tahu kalau sudah akhir pekan kawasan menuju puncak selalu padat ditambah medannya yg menanjak & berkelok-kelok.
Tapiiii kelelahan selama perjalanan lekas terbayar setelah melihat betapa indahnya pemandangan di vila Pesona Alam Puncak tempat kami menginap.