Showing posts with label Listening. Show all posts
Showing posts with label Listening. Show all posts

Sunday, 26 August 2012

LearnEnglish Teens: Web Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak Usia Remaja dari British Council

LearnEnglish Teens
Sudah lama saya tidak mengunjungi British Council Learn English dan rupanya disana saya menemukan sesuatu yang baru. Yap! Kini Learn English memiliki link LearnEnglish Teens yang dikhususkan untuk anak-anak remaja usia sekolah SMP dan SMA. Sebelumnya hanya ada LearnEnglish for Kids, LearnEnglish for Elementary  dan LearnEnglish for Business. Sebenarnya dulu saya sempat kecewa karena tidak ada link khusus pembelajaran bahasa Inggris untuk anak-anak remaja. Tapi sekarang British Council/BC telah melihat pentingnya pembelajaran bahasa Inggris khusus remaja sehingga dibuatlah LearnEnglish Teens yang diharapkan mampu membantu guru meramu materi pelajaran yang lebih pas bagi anak-anak usia remaja. 

Di  LearnEnglish Teens ini saya sangat suka dengan link pembahasan materi Grammar yang lebih berwarna melalui video percakapan disertai script dan evaluasinya.

Grammar Snack

Pembahasan Vocabulary juga lebih seru dengan bentuk slide kuis yang menarik.
Vocabulary Exercises

Selain itu juga ada link Short Stories dan Poem walau jumlah koleksinya belum banyak tapi tetap layak dibaca anak-anak usia remaja.

Short Stories & Poem
Ooops,ada juga gamesnya. Salah satu yang saya suka "Pic Your Wits" game tebak gambar dengan limit waktu. Wah memacu adrenalin nih! Cek pilihan games di link FreeTime.
Freetime

Sunday, 8 July 2012

Sounds: The Pronunciation Application for Android and iPad



Recently, Sounds Foundation by Adrian Underhill has won the ELTon award for Innovation in Learner Resources for his great effort in design mobile application Sounds: The Pronunciation Application.
This application includes an interactive phonemic chart, vocabulary wordlists (British and American English), quizzes and practice tests. You can download this magnificent application for free or paid version on Android Market or Application store

Well, for me this application is really easy to use. You just need to touch the screen with your finger and “voila” you can hear sound from phonemic chart. 

The most interesting about this pronunciation application is you can challenge yourself through Quiz section to see how well you understand phonemic chart.


Now, you no longer need to open your pronunciation book to find IPA (International Phonetic Alphabet) chart and then you still confused about how does it sounds. New technology has brought Phonemic Chart looks more friendly for teachers and students. So, what are you waiting for? Boost your pronunciation skill with this Sounds anytime and anywhere you like.

Friday, 8 June 2012

Proses Belajar Kondusif Dengan Games


Lucu rasanya ketika saya meneriakkan kalimat “Ok. Game Time!”, wajah anak-anak mendadak sumringah dan mereka spontan jejingkrakan. “Horeee!!! Horee! Iya Miss ! Kita main games! Games!!”.
Bagi anak-anak kalau mendengar kata “Games” itu berarti tandanya berhenti belajar. Sudah tiba waktunya bagi mereka bermain dan bersenang-senang. Padahal tanpa mereka sadari didalam games itu tetap ada unsur belajarnya juga.

Berdasarkan pendapat Bob Gregson seperti yang dikutip oleh Nur Fatimah di bukunya “Fun ELT” menyebutkan tiga manfaat games dalam belajar bahasa :
1. Kegiatan yang dilakukan dapat melatih kemampuan siswa untuk      memecahkan masalah.
2. Games dapat mengasah imajinasi dan spontanitas.
3. Diantara pemain games terdapat atmosfer kerja sama, sosialisasi dan kolaborasi.

Jelas sekali bahwa games memberikan efek positif yang mendukung suasana belajar menjadi kondusif dan menyenangkan. Tambahan dari saya, games juga membantu mengalihkan anak-anak dari ajang mengobrol dan bercanda di dalam kelas.

Namun, sebelum guru mengadakan games perlu memperhatikan faktor-faktor berikut ini agar tujuan pembelajaran tetap tercapai dan kegiatan belajar  tetap kondusif:
1. Tujuan Games harus jelas
Jika games bertujuan meningkatkan kemampuan Reading maka fokuskan pada hal tersebut atau bisa juga games untuk menguatkan pemahaman anak akan materi pelajaran yang sedang mereka pelajari.
2. Games harus terencana dengan baik.
Games harus direncanakan dengan baik. Mulai dari aturan permainannya, lama waktu bermain dan juga alat bantu yang akan dipakai pun harus dipersiapkan dengan baik. Tidak lupa menyiapkan rencana B atau C jika rencana awal tidak berjalan mulus. Perencanaan games yang buruk dapat menyebabkan kegaduhan dan kelas menjadi tak terkendali.
3. Guru perlu memberi instruksi sejelas-jelasnya.
Guru harus menjelaskan peraturan permainan dgn bahasa yang mudah dipahami anak-anak. Ini supaya anak-anak tidak kebingungan pada saat bermain nanti.
4. Guru perlu bersikap adil
Guru harus mencari cara agar games tetap berlangsung adil sehingga tidak ada anak yang merasa dicurangi oleh temannya. Anak-anak juga harus bisa belajar menerima kekalahan.
       
Berikut ini games yang pernah saya coba praktekkan di dalam kelas bahasa Inggris:
1. Mime Games
Saya pernah menggunakan mime games untuk belajar Verb+ing, yaitu dengan menunjuk salah satu siswa untuk berpantomin melakukan pekerjaan seperti "swimming,dancing,jumping,etc" di depan kelas. Sedangkan teman-temannya yang lainnya berusaha menebak kegiatan yang dilakukannya. Sebelumnya diawali dengan guru bertanya "What is she/he doing?"
2. Guess Picture
Permainan ini biasanya saya pakai untuk belajar Vocabulary. Contohnya untuk level anak-anak TK/SD menebak gambar yang digambar temannya ( dgn beragam tema: buah-buahan, hewan, atau benda-benda di sekitar sekolah).
3. TPR Games
TPR kepanjangan dari Total Physical Response. Di permainan ini siswa harus merespon perintah yang diucapkan guru/temannya. Contohnya pada saat mengajarkan “Imperatives” dengan kalimat-kalimat perintah seperti “Stand Up! " maka anak-anak akan berdiri.
4. Hangman
Anak-anak harus menebak kosakata namun huruf demi huruf. Topik untuk kosakata beragam dari mulai nama sayur-sayuran, judul lagu sampai judul film juga bisa. Syaratnya mereka harus mengucapkan tiap huruf dengan spelling bahasa Inggris yang benar. Penentu waktunya adalah “Hangman” atau orang digantung. Seperti contoh berikut:


5. Quiz Contest
Formatnya seperti kuis cerdas cermat hanya saja pertanyaan dan jawabannya dalam bahasa Inggris.

OK. Selamat belajar bahasa Inggris sambil bermain! ^_^